Berbakti kepada Orang Tua
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ:
Segala puji bagi Allah, teriring doa dan keselamatan semoga terlimpah atas
nabi dan rasul termulia, juga atas keluarga dan para sahabat, serta
kepada yang mengikuti mereka dalam kebenaran sampai hari kiamat.
Sesungguhnya berbakti pada kedua
orang tua merupakan kewajiban utama bahkan termasuk kewajiban yang paling utama
Allah ta'ala berfirman agar berbakti pada kedua orang
tua:
﴿ وَقَضَىٰ رَبُّكَ
أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنًاۚ إِمَّا
يَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل
لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا ٢٣
وَٱخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحۡمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرۡحَمۡهُمَا
كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرٗا ٢٤﴾ [الإسراء: 23-24]
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu
jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu
dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya
sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu
mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu
membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS
al-Israa': 23).
Pada ayat ini, Allah telah menyandingkan
perintah mentahuidkan-Nya dengan berbuat baik kepada kedua orang tua. Hal ini
menunjukkan betapa agungnya kedudukan ayah dan ibu.
Jika setiap orang ingin menghitung
keutamaan orang tua atas jasa-jasa mereka terhadap anak-anaknya, maka tak
seorang dapat menghitung apalagi membalasnya. Rasulullah saw pernah
bersabda“Tidak mungkin seorang anak dapat membalas jasa orang tuanya kecuali
apabila ia mendapatkannya sebagai budak lalu dibelinya dan dibebaskannya.”(H.R.
Muslim).
Teman-temanku yang dimuliakan oleh Allah
Azza wa Jalla,
Di sisi lain, karena agungnya dan
besarnya hak-hak orang tua, maka Allah telah mewajibkan seorang anak untuk
berbuat baik kepada mereka dalam segala keadaan, bahkan kepada orang tua yang
kafir sekalipun, lebih-lebih kepada mereka yang muslim. Ini tidak berarti kita harus taat pada mereka
atas hal-hal yang bermaksiat kepada Allah
Teman-temanku, apasih bentuk
berbakti kepada orang tua ?
Berbuat baik pada kedua orang
tua caranya begitu banyak, bisa dengan berbuat baik dalam ucapan, berbicara pada keduanya dengan lemah lembut yang menunjukan penghormatannya, atau membantu kebutuhan yang diperlukan oleh keduanya, mentaati
keduanya selagi tidak membahayakan agama atau duniamu..
Apabila Orangtua sudah meninggal, kita dapat melakukan
dengan bersedekah atas nama keduanya. Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau menceritakan:
Salah satu cara berbakti
setelah kematian keduanya ialah menyambung hubungan baik bersama kerabat dulu.
Dalam sebuah hadits, dari Abu
Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: 'Rasulallah Shalallahu
‘alaihi wa sallam bersabda:
"Jika seorang insan meninggal dunia maka
terputus selurah amalnya melainkan tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang
dimanfaatkan, dan anak sholeh yang mendo'akannya".HR Muslim no: 1631.
Teman-temanku yang dimuliakan oleh Allah
Azza wa Jalla,
Rasulullah saw menyebutkan dosa terhadap
kedua orang tua termasuk salah satu dosa besar. Akan tetapi, banyak manusia
sekarang, tidak tahu bagaimana seharusnya memperlakukan kedua orang tuanya.
Kita sering menyaksikan bagaimana interaksi seorang anak yang tidak layak
dipertontonkan kepada kedua orang tuanya, baik di depan mata kita maupun dari
berbagai media yang tersebar luas di tengah-tengah kita. Jangankan untuk menolong
mereka dari beban hidup, bahkan sang anak sendirilah yang menjadi beban hidup
tersebut. Menyakiti perasaan dan fisik orang tua bukan lagi menjadi masalah
yang tabu dikalangan manusia, menelantarkan mereka, bahkan sampai rela membunuh
mereka hanya karena sebab-sebab yang sangat sepele.
Ada baiknya anak harus diberi wasiat agar ingat akan
jasa- orang yang selama ini telah mencurahkan jiwa raga serta seluruh hidupnya
dalam membesarkan. Apalagi ibu selama mengandung mengalami beban berat, ibu
lebih banyak menderita dalam membesarkan dan mengasuh anaknya, dan penderitaan
di saat hamil tidak ada yang bisa merasakan payahnya kecuali kaum ibu
juga.
Teman-temanku yang dimuliakan oleh Allah
Azza wa Jalla,
Orang tua adalah pintu surga yang luas
bagi seseorang yang ingin masuk ke dalamnya. Jadi,mari kita belajar dari kitabullah
Alquran dan sunah Rasulullah saw bagaimana kita seharusnya beradab kepada kedua
orang tua kita. Janganlah jadi manusia yang durhaka kepada mereka karena hal
itu merupakan penghalang bagi setiap orang dari mengecap manisnya keindahan
surga.
Akhir kalam, saya meminta maaf atas
segala salah yang terucap karena sesungguhnya kesalahan datangnya dari diri
pribadi dan setan yang terlaknat. Dan semua kebenaran hanya datang dari Allah
Azza wa Jalla. Subehanakallaahumma wabihamdik asyhadu allailaaha illaah anta
astagfiruka wa atubu ilaiik. Assalamualaikum Wr.Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar