Adobe Flash
(dahulu bernama Macromedia Flash) adalah salah satu perangkat lunak komputer
yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Adobe Flash digunakan untuk
membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. Berkas yang dihasilkan
dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di
penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan
bahasa pemrograman bernama ActionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash
5.
Macromedia Flash merupakan
aplikasi yang digunakan untuk melakukan desain dan membangun perangkat
presentasi, publikasi, atau aplikasi lainnya yang membutuhkan ketersediaan
sarana interaksi dengan penggunanya. Proyek yang dibuat dengan Flash bisa
terdiri atas teks, gambar, animasi sederhana, video, atau efek-efek khusus
lainnya.
PENGERTIAN MULTIMEDIA
Multimedia
diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media
atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks,
grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan.
Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna
komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan
melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.
“Multimedia
adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara
umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks (McCormick
1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau
output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks,
grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Multimedia merupakan alat yang dapat
menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks,
grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia
adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik,
audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link yang
memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan
berkomunikasi. Dalam definisi ini terkandung empat komponen penting multimedia.
Pertama, harus ada komputer yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan
didengar. Kedua, harus ada link yang menghubungkan pemakai dengan informasi.
Ketiga, harus ada alat navigasi yang membantu pemakai menjelajah jaringan
informasi yang saling terhubung.
Keempat,
multimedia menyediakan tempat kepada pemakai untuk mengumpulkan, memproses, dan
mengkomunikasikan informasi dengan ide. Jika salah satu komponen tidak ada,
bukan multimedia dalam arti luas namanya. Misalnya, jika tidak ada komputer
untuk berinteraksi, maka itu namanya media campuran, bukan multimedia. Kalau
tidak ada alat navigasi yang memungkinkan untuk memilih jalannya suatu tindakan
maka itu namanya film, bukan multimedia. Demikian juga kita tidak mempunyai
ruang untuk berkreasi dan menyumbangkan ide sendiri, maka nama televisi, bukan
multimedia. Dari beberapa definisi di atas, maka multimedia ada yang online
(Internet) dan multimedia ada yang offline (tradisional).”
Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia.
Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah Macromedia membeli program
animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran
dengan menggunakan nama 'Macromedia' adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3
Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya,
sehingga nama Macromadia flash berubah menjadi Adobe Flash.
Aplikasi ini diproduksi oleh
Macromedia Corporation, sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak dalam
bidang animasi, pengembangan sistem web dan multimedia. Flash dikembangkan 2
sejak tahun 1996, dan pada walnya hanyalah merupakan program animasi sederhana
GIF Animation, tetapi sekarang sudah berkembang menjadi apkilasi raksasa yang
digunakan oleh hampir semua orang yang menekuni bidang desain dan animasi
berbasis komputer. Sampai saat ini, Macromedia Flah telah dikembangkan dalam
beberapa versi. Setelah sampai pada versi Flash 6, muncul teknologi Flash 7
yang dikenal dengan nama Macromedia MX dan yang terakhir sampai saat penulisan
buku ini adalah Flash versi 8 atau dikenal dengan Macromedia Flash Professional
8. Macromedia Flash merupakan aplikasi interaktif dengan berbagai kelebihan.
Beberapa faktor yang mendukung kepopuleran Flash sebagai sebuah aplikasi untuk
keperluan desain dan animasi antara lain adalah memiliki format grafis berbasis
vektor, kapasitas file hasil yang kecil, memiliki kemampuan tinggi dalam
mengatur interaktivitas program, memiliki kelengkapan fasilitas dalam melakukan
desain, dan sebagainya.
Adobe Flash merupakan sebuah program
yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool
professional yang digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat
menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis.
Flash didesain dengan kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan
ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi
pada website, CD Interaktif dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga
dapat digunakan untuk membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi
pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian,
e-card, screen saver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam Flash,
terdapat teknik-teknik membuat animasi, fasilitas action script, filter, custom
easing dan dapat memasukkan video lengkap dengan fasilitas playback FLV.
Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code
pemograman baik yang berjalan sendiri untuk mengatur animasi yang ada
didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML,
PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat dikolaborasikan dengan web,
karena mempunyai keunggulan antara lain kecil dalam ukuran file outputnya
Movie movie flash memiliki ukuran
file yang kecil dan dapat ditampilkan dengan ukuran layar yang dapat
disesuaikan dengan keingginan. Aplikasi Flash merupakan sebuah standar aplikasi
industri perancangan animasi web dengan peningkatan pengaturan dan perluasan
kemampuan integrasi yang lebih baik. Banyak fiture-fiture baru dalam Flash yang
dapat meningkatkan kreativitas dalam pembuatan isi media yang kaya dengan
memanfaatkan kemampuan aplikasi tersebut secara maksimal. Fiture-fiture baru
ini membantu kita lebih memusatkan perhatian pada desain yang dibuat secara
cepat, bukannya memusatkan pada cara kerja dan penggunaan aplikasi tersebut.
Flash juga dapat digunakan untuk mengembangkan secara cepat aplikasi-aplikasi
web yang kaya dengan pembuatan script tingkat lanjut. Di dalam aplikasinya juga
tersedia sebuah alat untuk men-debug script. Dengan menggunakan Code hint untuk
mempermudah dan mempercepat pembuatan dan pengembangan isi ActionScript secara
otomatis.
Di bawah ini adalah merupakan
aplikasi aplikasi yang termasuk ke dalam keluarga Macromadia.
Aplikasi Aplikasi Macromadia :
Apa yang Dapat Dibuat dengan Flash?
Dengan aplikasi Macromedia
Flash, Anda bisa membuat berbagai jenis aplikasi seperti:
1. Animasi Aplikasi : yang menggunakan animasi tersebut
misalnya kartu ucapan online, kartun, iklan, dan sebagainya.
2. Games : Beberapa game, terutama yang
berbasis dua dimensi banyak yang dibangun dengan aplikasi ini. Game
menggabungkan kemampuan animasi pada flash dengan bahasa skripting yang
dimilikinya yang dikenal dengan ActionScript.
3. User Interface :
Aplikasi user interface yang biasa dibangun menggunakan Macromedia Flash adalah
aplikasi-aplikasi berbasis web. Interface tersebut biasanya dilengkapi dengan
kotak-kotak navigasi sederhana sampai pada antarmuka yang lain yang lebih
kompleks.
Proses Instalasi
Sebelum menjalankan
aplikasi Macromeda Flash 8, terlebih dahulu harus dilakukan proses instalasi.
Proses instalasi berarti memasang software ke dalam sistem komputer kita, agar
bisa dijalankan setiap waktu. Untuk melakukan instalasi program, Anda harus
memiliki CD Master Macromedia Flash 8. CD master aplikasi merupakan CD sarana
instalasi program ke dalam komputer kita. Jika CD master instalasi telah
disiapkan, masukkan CD tersebut ke dalam CD ROM dan lakukan browsing
menggunakan Windows Explorer. Untuk lebih detailnya, lakukan langkah-langkah
sebagai berikut :
1. Cari file Setup.exe dalam CD Macromedia Flash 8, kemudian
klik ganda file tersebut.
2. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.
Akan muncul License Agreement.
3. License Agreement berisi tentang
aturan-aturan lisensi yang harus disepakati oleh pengguna aplikasi ini. Jika
Anda setuju dengan aturan lisensi tersebut, pilih opsi I Accept… dan klik Next.
4. Isikan folder tujuan instalasi
sesuai keinginan, kemudian tekan tombol Next.
5. Setelah muncul kotak Ready to Install… klik Next untuk
melanjutkan proses.
6. Proses instalasi akan berjalan,
tunggu proses sampai dengan 100% yang menunjukkan bahwa proses instalasi telah
selesai. Klik finish untuk mengakhiri program penginstalan.
Menjalankan Program Aplikasi
Jika program Macromedia
Flash 8 sudah diinstal dalam komputer Anda, selanjutnya program tersebut dapat
diaktifkan menggunakan Start Menu Program sebagai berikut.
1. Klik menu Start -> Programs -> Macromedia.
2. Dari daftar pilihan yang muncul,
pilih Macromedia Flash 8.
3.
Atau dengan cara lain, Anda bisa melakukan klik ganda pada ikon Macromedia
Flash yang muncul pada tampilan desktop komputer Anda.
4. Klik ganda ikon
Macromedia Flash.
5. Untuk masuk ke layar editor Flash,
pilih Create New -> Flash Document dan Anda akan masuk pada tampilan
layar editor Macromedia Flash 8 seperti pada gambar di bawah ini.
6.
Jika layar monitor sudah menunjukkan tampilan seperti di atas, maka proses
instalasi program telah berhasil dilakukan.
Secara
umum tampilan yang muncul pertama kali pada aplikasi Flash seperti pada gambar
di atas, menunjukkan tiga kelompok menu yang bisa dipilih, yaitu Open Recent
Item, Create New, dan Create from template seperti berikut.
>> Open Recent Item
Menu
tersebut digunakan untuk membuka kembali proyek-proyek yang pernah dibuat
sebelumnya.
>> Create New
Bagian
.Create New. digunakan untuk membuat proyek baru dengan Macromedia Flash. Opsi
Create New tersebut memiliki beberapa pilihan, antara lain Flash Document,
Flash Slide Presentation, Flash Form Application, dan sebagainya.
@ Flash Document, digunakan jika Anda akan membuat
dokumen Flash Movie.
@ Flash Slide Presentation, digunakan jika Anda akan
membuat media presentasi.
@ Flash Form Application, digunakan untuk membuat
form aplikasi seperti pendaftaran, form input data, dan sebagainya.
@ Action Script File, digunakan untuk membuat program sebagai sarana
interaktivitas objek-objek pada Flash.
Fungsi-Fungsi
Penjelasan Tollbarnya
·
Tool bar adalah
bagian yang di gunakan untuk membuat objek baik berupa gambar, garis, atau
text. Bgian Toolbar akan di bahas lebih lanjut.
·
Stage adalah bagian
yang di gunakan untuk menempatkan objek tampilan yang kita buat.
·
Timeline adalah
bagian untuk membuat animasi di mana berisi frame, layer dan Scane.
Objek Pada Flash
Pada waktu anda membuat suatu movie flash anda
menggunkan objek baik berupa gambar, garis atau text yang anda tempatkan pada
bagian stage.
Library
Di gunakan untuk menyimpan symbol yang di gunakan untuk mpembuatan
movie. Symbol ini merupan objek baik yang menggunakan objek gambar (vector atau
bitmap), tombol ,suara dan movie. Penggunaan objek yang berulang ulang akan
memperbesar ukuran file Symbol yang di gunakan berulang ulang tidak akan
memperbesar ukuran file. Setiap salinan symbol di pakai pada stage di namakan
Instance. Untuk menampilkan kotak library arahkan mouse pada menu Window >
Library atau tekan Tombol F11 Pada Keyboard.
TimeLine
Merupakan Kompnen Penting dalam pembuatan suatu animasi. Time
lline terbagi menjadi tiga bagian yaitu Scane, Layer dan Frame
Seperti anda membuka sebuah buku maka time line
merupakan daftar yang interaktif. Scane seperti sebuah bab pada buku itu. Dan
frame merupakan seperti sebuah ahalaman. Dan layer merupakan kesatuan dari
halaman suatu frame. Maka animasi merupakan suatu pergerakan mengikuti daftar
isi berisi halaman-halaman terurut dengan tidak memperlihatkan halaman-halaman
di baliknya dengan tangan.
Stage
Stage merupakan tempat untuk
elemen-elemen grafik yang membuat suatu movie. Stage sering di sebut kanvas di
gunakan sebagai objek pembuatan animasi. Segala Pemikiran tentang pembentukan
animasi maupun gembar di buat pada bidang ini.
Anda dapat merubah ukuran stage ini sesuai
kebutuhan
Langkah mengubah ukuran stage dan latar belakang
warna stage:
1.
Arahkan
mouse pada menu Modify> Document atau anda bias gunakan tombol CTRL+J pada
keyboard.
2.
Setelah
muncul sebuah kotak menu berisi document properties ubahlah apa yang anda
kehendaki baik Width (lebar), Height (tinggi), Background Color (latar Belakang
Warna Stage) ataupun Frame Rate (kecepatan Frame).
Toolbar
Tolbar dapat di gunakan
untuk memuat Objek baik berupa garis, gammbar berupa lingkaran, persegi maupun
bentuk lain. Dengan penambahan pada kolom option maka akan ada pilihan
Arrow Tool
Tool ini digunakan untuk memilih suatu objek atau
untuk memindahkannya.
Subselection Tool
Tool ini digunakan untuk merubah suatu objek
dengan edit points.
Line Tool
Tool ini digunakan untuk membuat suatu garis di
stage.
Lasso Tool
Tool ini digunakan untuk memilih daerah di objek
yang akan diedit.
Pen Tool
Tool yang digunakan untuk menggambar dan merubah
bentuk suatu objek dengan
menggunakan edit points (lebih teliti &
akurat).
Text Tool
Tool ini digunakan untuk menuliskan kalimat atau
kata-kata.
Oval Tool
Tool yang digunakan untuk menggambar sebuah lingkaran.
Rectangle Tool
Tool yang digunakan untuk menggambar sebuah
segiempat.
Pencil Tool
Tool ini digunakan untuk menggambar sebuah objek
sesuai dengan yang Anda sukai.
Tetapi setiap bentuk yang Anda buat akan diformat
oleh Flash MX menjadi bentuk
sempurna.
Brush Tool
Tool ini sering digunakan untuk memberi warna pada
objek bebas.
Free Transform Tool
Tool ini digunakan untuk memutar (rotate) objek
yang Anda buat atau mengubah bentuk
objek menjadi bentuk lain.
Fill Transform Tool
Tools ini digunakan untuk memutar suatu objek yang
diimport dari luar lingkungan Flash
MX, serta untuk mengatur efek warna.
Ink Bottle Tool
Tool ini digunakan untuk mengisi warna pada objek
yang bordernya telah hilang (tidak
ada).
Paint Bucket Tool Tool ini digunakan untuk mengisi warna pada objek
yang dipilih.
Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus objek yang Anda
bentuk.
Arrow
Arrow digunakan
untuk memilih keseluruhan objek dengan mengklik atau menyeret untuk menandai
objek dalam suatu bagian.
Subselection
digunakan untuk
mengatur node dalam membentuk bentuk bebas dari sebuah objek.
Line
Untuk membuat
obyek sebuah garis lurus.
Lasso
Digunakan untuk menseleksi bebas sebuah obyek atau
bagiannya.
Pen
Untuk menarik garis lurus, membuat lengkungan dengan node
dan membuat obek dengan presisi.
Text
Membuat obyek text ( tertulis) dengan huruf, teriri dari
tiga macam, yakni; Static text, dinamic text, dan input text.
Oval
Membuat objek oval (elips) atau lingkaran di
dalam animasi.
Rectangle
Membuat objek dalam bentuk segi empat ( bujur sangkar atau
persegi panjang).
Free Transform
Mengubah bentuk objek grafis atu teks, mebuat jadi
panjang, lebar atau di putar.
Fill Transform
Digunakan untuk membentuk arah gradien (komposisi warna)
sebuah objek atau gambar bitmap.
Ink Bottle
Digunakan untuk memberi warna pada garis tepi sebuah
objek.
Paint Bucket
Digunakan untuk memberi warna pada bagian utama (tengah )
sebuah objek grafis.
Eyedropper
Digunakan untuk mengcopy warna yang sama dari sebuah objek
untuk digunakan pada objek lain.
Eraser, Penghapus,
Untuk menghapus seluruh objek atau sebagian dari objek.
Hand
Digunakan untuk memindahkan stage dalam animasi ketika
diperbesar atau diperkecil
Zoom
Digunakan untuk memperbesar/ memperkecil stage sehingga
memudahkan pengeditan.
Stroke Color
Digunakan untuk memberi warna
garis pembatas sebuah objek.
Fill Color
Digunakan untuk memberi warna bagian utama objek.
Tool Modifiers
Bagian dari toolbar yang bisa digunakan untuk
mensetting sebuah tool.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar